Semrawut Shibuya:Apa Istimewanya?
Pagi itu aku melangkah keluar dari hotelku di Kanda dengan perasaan yang campur aduk: setengah mengantuk, setengah bersemangat. Ada sedih juga sih, karena hari ini adalah hari terakhir kami di Tokyo. Besok kami akan meng-eksplor Kyoto dalam satu hari. Dan seperti pelajaran para netijen, kami pun memilih untuk menitipkan koper dengan jasa Yamato. Gampang kok...kalian bilang saja sama staf di lobi dan mereka dengan senang hati membantu mengirimkan koper kalian. Nah karena kami gak nginep di Kyoto, maka Yamato akan mengirimkan koper kami langsung ke hotel di Osaka, tujuan kami berikutnya. So, jalan-jalan kami di Kyoto lebih nyaman. Kanda masih terasa tenang. Orang-orang berjas berjalan cepat menuju stasiun, beberapa kedai kopi baru saja membuka pintunya, dan udara pagi Tokyo menyentuh wajahku dengan dingin yang lembut. Tujuanku jelas: Shibuya . Dan tentu saja, si legenda setia—Hachiko. Dari Kanda, kami naik JR menuju Shibuya. Perjalanan singkat itu seperti transisi dua dunia. Kanda y...


